penanganan cedera olahraga

Sebagian masyarakat sudah paham benar arti berolahraga untuk menjaga kesehatan. Namun, yang sering luput dari pemahaman adalah bagaimana berolahraga yang baik dan cocok. Akibatnya, kerapkali malah menimbulkan cedera. Baik ringan maupun kronis.

Bagaimana mengatasi cedera yang sering terjadi ketika berolahraga? Bagaimana pula menghindarinya? Cedera yang terjadi bisa karena dalam tubuh, ketika otot-otot yang belum siap pakai tiba-tiba dipakai berolahraga atau latihan yang terlalu berat. Seringkali orang yang mengalami cedera, berusaha mengabaikannya. Pada fase-fase awal, memang tidak apa-apa. Usai berolahraga baru akan terasa sakit. Jika cedera ringan biasanya sebelum sembuh betul sudah dipaksakan berolahraga lagi, sehingga menjadi cedera kronis atau menahun.

Cedera yang biasa terjadi ketika berolahraga, lantaran otot-otot pada tubuh tidak siap untuk digunakan. Jika otot masih dalam keadaan kaku dan tiba-tiba dipaksakan, rentan terjadi robekan kecil dan timbul reaksi peradangan. Reaksi peradangan ini yang memberikan efek bengkak atau nyeri. Sebelum berolahraga, sebaiknya melakukan tahap pemanasan, sehingga otot-otot siap melakukan gerakan-gerakan olahraga. Inilah langkah penaganan cedera olahraga dengan metode RICE

REST (Istirahatkan)
Segera beristirahat apabila Anda mulai merasakan gejala cedera. Jangan memaksaksan diri untuk mulai berlari kembali saat gejala masih anda rasakan.

ICE (Berikan Es)
Berikan kompres es pada area cedera. Dianjurkan melakukan kompres es dua jam sekali dengan durasi 20 menit selama dua hingga tiga hari pertama cedera.

COMMPRESSION (Pembebatan)
Pembebatan, misalnya dengan perban elastis , pada area cedera dapat membantu mengurangi pembengkakan pada area tersebut.

ELEVATE (Tinggikan)
Meletakkan bagian tubuh yang cedera di atas ketinggian jantung (misalnya saat tidur atau berbaring) dapat membantu mengurangi  pembengkakan pada area yang mengalami cedera.

Penelitian-penelitian telah membuktikan bahwa melakukan R.I.C.E pada 72 jam pertama setelah terjadinya cedera dan dilakukan berulang dua jam sekali akan memberikan efek yang signifikan. Sementara melakukukan RICE, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kedokteran olahraga agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang lebih tepat.

 

6 pemikiran pada “penanganan cedera olahraga

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.